Saturday, 9 July 2011

Strategi Penatalaksanaan Hipersentivitias Dentin (part 7 of 8)

So, here we come to the core of the dentin dypersensitivity. How to manage it! As said before, that, by understanding the nature of dentin and hydrodinamic process, operator can interfere in every stage of it. I hope the flowchart below can help.


Beberapa dokter gigi kurang memiliki kepercayaan diri mengatasi keluhan HD. Situasi ini dapat terjadi karena mereka tidak memahami secara rinci mengenai biologis, diagnosis dan managemen kondisi ini. Strategi penatalaksanaan diuraikan pada diagram alir di bawah ini (Gambar 4 (1, 30, 83)).

Gambar 4. Diagram alir untuk penatalaksanaan klinis hipersensitivitas dentin (HD). (Adaptasi dengan izin George Warman Publications [UK] Ltd., dari Addy dan Urquhart (83).

Catatan 1. Nyeri ditimbulkan oleh termal, evaporasi (semprotan udara), probing, osmotik ataupun stimuli kimiawi (30).

Catatan 2.Penyebab alternatif nyeri gigi termasuk karies, gigi cuil, cracked tooth syndrome, restorasi yang fraktur atau bocor, gingivitis, sulcus palatogingiva, sensitivitas post-restorasi ataupun pulpitits (1).

Catatan 3. Perawatan dapat dilakukan dengan cara bertingkat, seperti yang diindikasikan pada Gambar 3. Terhadap HD terlokalisasi ataupun berat, dokter gigi dapat merawat pasien secara langsung menggunakan prosedur in-office.

Catatan 4. Beberapa bentuk follow-up direkomendasikan (1). Meskipun demikian, interval follow-up bervariasi, tergantung preferensi pasien ataupun dokter gigi dan kondisi lainnya.

Catatan 5. Jika sensitivitas ringan tetap ada pada saat kunjungan follow-up yang pertama, dokter gigi dapat melakukan tindakan preventif dan terapi at-home. Jika sensitivitas malah lebih parah, beberapa bentuk perawatan in-office mungkin diperlukan.

HD adalah nyeri sementara yang ditimbulkan oleh stimuli termal, mekanikal, evaporatif, osmotik maupun kimiawi (30). Kondisi ini sebaiknya didiagnosis hanya setelah penyebab nyeri yang lain disingkirkan.

Referensi:
1. Orchardson R., Gillam DG., 2006, Managing Dentin Hypersensitivity, JADA Assoc, Vol 137 (7) : 990-8
2. http://jada.ada.org/content/137/7/990.full

No comments:

Post a Comment

Hi, everyone! Please feel FREE to express yourself here!