Wednesday, 28 September 2011

[TIPS] Bagaimana Membuat Sakit Gusi Menjadi Lebih Enteng?

Courtesy: gulfdental.com
Sepertinya saya harus memutuskan kalau untuk selanjutnya, postingan saya di blog ini akan lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia. Kadang bakalan memakai bahasa sehari-hari, bahasa gaul, bahasa alay (duh!), tapi tetap lebih banyak porsi memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pemuasan ego, hasrat dan ambisi saya berbincang lewat tulisan dengan bahasa Inggris mungkin kadang juga akan saya singgung sedikit-sedikit di sini (kalau saya sedang kumat). Solusi yang bisa saya lakukan untuk menyalurkan semua nafsu-nafsu menulis uneg-uneg melalui bahasa Inggris mungkin akan diakomodasi menggunakan blog lain. Apakah dalam waktu dekat ini? Hmm...Just you wait and see! jangan khawatir, saya akan mengabari kalau sudah ada homebase untuk ngomong dengan bahasa Inggris sepuasnya.

Waduh, intronya sepertinya terlalu panjang ya? Kalau terlalu panjang membahas curhatan saya, bakalan OOT sama judulnya dunk. Hhehe...Baiklah kita mulai saja ya, silakan klik saja itu Readmore...

Gusi dapat membengkak dan menjadi sakit ketika disentuh karena ternyata mengalami gingivitis, yang bisa jadi karena efek samping obat-obatan tertentu ataupun kehamilan. Perawatan gusi yang bengkak di rumah, bisa dilakukan oleh siapa pun, tapi memang lebih difokuskan pada si penderita. Menurut sharing tips oleh Diana Kohnle (US National Library of Medicine), ada beberapa hal yang bisa dilakukan.
Apa saja itu?
1. Jangan paparkan gusi Anda dengan substansi yang bisa membuat iritasi seperti tembakau, obat kumur ataupun alkohol.
2. Makanlah makanan yang bergizi seimbang.
3. Cobalah memakai beberapa pasta gigi merek berbeda jika gusi Anda ternyata sensitif terhadap pasta gigi yang sedang dipakai.
4. Perbaiki kebersihan mulut, termasuk mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan sekali.
5. Jika kondisi ini disebabkan oleh obat, maka konsultasikan dengan dokter untuk mengganti obat. Jangan mengganti tanpa sepengetahuan dokter yang merawat Anda.

Kedengarannya sederhana? Memang iya!
Tapi bagaimana dengan melakukannya? Saya pikir itu semua ada pada diri kita masing-masing.
Smile!

Referensi: http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/news/fullstory_114688.html

No comments:

Post a Comment

Hi, everyone! Please feel FREE to express yourself here!